Sosialisasi Bela Negara di SMK Muhammadiyah 2: Wujud Pengabdian Mahasiswa UMRI

Pekanbaru, seputarriau.co -  Sebagai wujud pengabdian masyarakat dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau yang terdiri dari Adellia Pirtika Putri Lubis (250207035), Nazwa Afrilia (250207025), Anin Ramaida (250207028), dan Safvhira Rahma Rosalia (250207081) menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Bela Negara pada Generasi Muda” di SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, pada Jumat, 22 Mei 2022. Acara ini berlangsung penuh semangat dan antusiasme tinggi dari para siswa serta para pendidik yang hadir.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman, kesadaran, dan rasa cinta tanah air di kalangan remaja, khususnya siswa SMK sebagai bagian dari generasi penerus bangsa. Para mahasiswa selaku pemateri menjelaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas aparat keamanan, melainkan kewajiban seluruh warga negara, termasuk pelajar. Bela negara dapat diwujudkan dalam bentuk sederhana namun nyata, seperti menjaga persatuan, mematuhi aturan, berprestasi, menjaga lingkungan, dan mencintai budaya bangsa sendiri.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan santai agar mudah diterima siswa. Para mahasiswa mengaitkan konsep bela negara dengan kehidupan sehari-hari, peran siswa dalam kemajuan daerah, serta tantangan zaman seperti pengaruh budaya asing dan kemajuan teknologi. Diskusi dan sesi tanya jawab berjalan aktif, di mana siswa berani menyampaikan pendapat dan pandangan mereka tentang arti menjadi generasi yang tangguh dan berjiwa nasionalis.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru atau perwakilan guru menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai sosialisasi ini sangat relevan dan penting, mengingat generasi muda adalah tumpuan masa depan bangsa. “Nilai-nilai bela negara dan kebangsaan harus terus ditanamkan. Kehadiran mahasiswa membawa perspektif baru, bahasa yang dekat dengan siswa, dan semangat yang menular. Ini menjadi pengingat bahwa mencintai negara dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kontribusi nyata mereka sebagai kaum intelektual. “Kami ingin mengajak adik-adik siswa menyadari bahwa bela negara adalah cara kita menjaga, membangun, dan memajukan Indonesia. Di usia muda, persiapan terbesar kita adalah belajar sungguh-sungguh, berakhlak mulia, dan menjaga keutuhan bangsa,” katanya.

Para siswa mengaku mendapatkan wawasan baru bahwa bela negara tidak harus dengan senjata, melainkan dengan prestasi dan sikap positif. Mereka berharap kegiatan serupa terus diadakan agar semangat kebangsaan semakin kuat tertanam di hati setiap pelajar.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian kenang-kenangan. Diharapkan, materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga lahir generasi muda Pekanbaru yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme dan siap membela kepentingan bangsa dan negara.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar